PACITAN – Sebuah truk pengangkut bata ringan mengalami rem blong di turunan Jalur Lintas Selatan ( JLS ) Desa Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung hingga masuk jurang sedalam 10 meter dan sopir tewas dilokasi kejadian, pada Selasa (28/2).
Polres Pacitan dengan menggunakan Mobil Laka Lantas bersama Damkar langsung bergerak cepat menuju ke lokasi yang jarak tempuhnya mencapai 20Km dalam selang waktu 15 menit.
Beruntung, kondisi lalu-lintas tengah sepi sehingga truk tronton bernopol L 9679 UM bermuatan puluhan ton bata ringan dari Kota Madiun menuju Kecamatan Ngadirojo, tidak memakan korban kendaraan lain.
Aiptu Yani Kanit Laka Lantas Polres Pacitan mengatakan, truk tronton berplat nomor L 9679 UM yang dikemudikan Handoko ( 66 ) warga Dusun Bangak pason, Rt 01.Rw 03 Desa Bayan, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali dari arah Kota Madiun dengan membawa puluhan bata ringan ke arah Kecamatan Ngadirojo.
” menurut saksi, di tanjakan JLS Desa Sidomulyo yang tak jauh dari TKP, truk tersebut sudah tak kuat menanjak hingga 3 kali, namun sang sopir ( korban ) tetap nekat, hingga sesampai di jalan turunan mengalami rem blong hingga masuk jurang sedalam 10 meter,” ujar Yani.
Lebih lanjut, sementara ini dari hasil olah TKP, Truk yang bermuatan bata ringan itu berkisar puluhan ton, mengalami panas pada radiator sehingga rem tidak berfungsi.
” sebelum kejadian, sopir kelihatannya akan melompat. Karena kita temukan 1 sandal sopir tepat ditengah turunan. Namun nasib naas menimpa Handoko ( sopir) tewas ditempat kejadian perkara dengan kondisi badan sopir tergencet bodi truk,” ungkapnya.
Masih menurut Yani, dengan kejadian itu kami langsung mengevakuasi korban yang tergencet bodi truk, lantas kita larikan ke kamar jenazah RS Dr. Soedono Pacitan sambil menunggu pihak keluarga,” pungkasnya.
